Makanan Bayi 7 Bulan yang Disarankan

Saat si Kecil menginjak usia 7 bulan, banyak hal baru akan muncul. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan makanan bayi 7 bulan yang bergizi serta fokus pada tekstur dan menu. Jadwal pemberian makanan pun perlu menjadi perhatian agar tidak bertabrakan dengan jadwal pemberian ASI ataupun susu formula. Banyaknya porsi makanan bayi yang dianjurkan selama anak berusia 7 bulan kurang lebih 3 sendok makan atau setengah mangkuk ukuran 250 ml. Anda bisa memberi makan 2-3 kali sehari diselingi makanan ringan.

Mulai usia enam bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan dengan makanan pendamping pertamanya. Makanan tersebut merupakan makanan padat pertama bayi sehingga teksturnya pun berbeda. Meski belum tumbuh gigi, gusi bayi berusia 7 bulan cukup keras sehingga dapat digunakan untuk mengunyah. Selain itu, perubahan tekstur makanan untuk bayi berusia tujuh bulan juga memungkinkannya untuk mencoba mengunyah. Perubahan tekstur ini juga merangsang kesehatan rahang dan mulut si Kecil secara keseluruhan.

Panduan pemberian makanan bayi 7 bulan

Pixabay.com

Secara umum, tidak ada batasan pemberian bahan pangan tertentu kepada bayi berusia 7 bulan. Bunda bahkan bisa memberikan protein hewani, seperti telur, ikan, daging ayam, maupun daging merah, untuk makanan pendamping si Kecil. Bunda hanya perlu memastikan bahwa makanan pendamping ASI tidak diberi gula ataupun garam. Namun jika dua bahan tersebut memang dapat meningkatkan nafsu makan buah hati, maka Bunda diperkenankan menambahkannya dalam jumlah kecil.

Waktu menyusui dan  pemberian makanan pendamping harus diatur seefektif dan seefisien mungkin. Bagaimanapun, bayi berusia 7 bulan masih perlu minum setidaknya 800-900 ml ASI atau susu formula setiap hari. Jika jadwal menyususi terlalu dekat dengan pemberian makanan pendamping, maka dapat berpotensi mengurangi porsi makan si Kecil. Bunda dapat menerapkan pengaturan jadwal menyusui dan makan seperti berikut ini:

  1. Saat si Kecil bangun dari tidurnya, Bunda dapat memberikan ASI atau susu formula terlebih dahulu.
  2. Dua jam kemudian, Bunda dapat mengajak si Kecil untuk sarapan dengan menu makanan yang lebih padat, buah yang dilembutkan, atau bubur bayi organik.
  3. Dua jam setelah sarapan, berikan selingan ASI atau susu formula agar kebutuhan si Kecil terpenuhi.
  4. Jadwal berikutnya adalah makan siang (dua jam setelah selingan ASI atau susu formula). Saat ini Bunda perlu memberi si Kecil makanan pendamping berupa bubur atau puree buah dan sayur.
  5. Untuk memenuhi asupan si Kecil mulai sore hingga malam hari, Bunda perlu memberikan ASI atau susu formula.

Makanan yang disarankan untuk bayi berusia 7 bulan

Pixabay.com

Meskipun secara garis besar tidak ada pantangan dalam pemilihan bahan makanan pendamping ASI (MPASI), ada beberapa jenis makanan yang sangan direkomendasikan untuk si Kecil. berikut ini beberapa di antaranya.

  • Ubi

Selain beras merah, beras putih, dan kentang, Bunda dapat mengolah ubi menjadi makanan pendamping ASI sebagai alternatif sumber karbohidrat si Kecil. ubi juga banyak mengandung vitamin C, E, dan betakaroten yang yang baik untuk pertumbuhan si Kecil.

  • Havermut atau oatmeal

Havermut atau oatmeal kaya akan serat sehingga sangat baik dikonsumsi karena dapat menjaga kelancaran sistem pencernaan dan kesehatan usus. Havermut atau oatmeal juga bermanfaat untuk menstabilkan gula darah sekaligus menjadi sumber energi si Kecil.

  • Daging-dagingan

Untuk memenuhi kebutuhan protein si Kecil, Bunda dapat mengolah daging ayam maupun daging merah menjadi makanan pendamping ASI. Selain mudah diperoleh dan diolah, keunggulan daging yang lainnya adalah kandungan zat besi, lemak, serta vitamin B12-nya yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil.

  • Ikan

Alternatif sumber protein yang lain adalah ikan. Ikan sangat kaya akan protein namun rendah lemak sehingga baik untuk perkembangan bayi. Tekstur dagingnya yang lembut membuat ikan lebih mudah diolah maupun dicerna. Jenis ikan terbaik yang bisa Bunda gunakan adalah ikan salmon. Selain sebagai sumber protein, ikan salmon juga mengandung AHA, DHA, dan asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk menunjang perkembangan otak dan kecerdasan si Kecil.

  • Kacang polong

Jika si Kecil bosan dengan sayuran tertentu, maka Bunda bisa mencoba membuat puree kacang polong sebagai alternatif. Kacang polong kaya akan kandungan vitamin A, B, dan C serta asam folat yang baik untuk daya tahan tubuh sekaligus perkembangan otak si Kecil.

  • Pisang

Pisang adalah buah yang ideal untuk dijadikan makanan pendamping ASI karena sangat mudah didapatkan sewaktu-waktu. Pisang sangat cocok dijadikan sumber nutrisi tambahan karena kaya akan vitamin A, B6, C, E, folat, potassium, magnesium, fosfor, kalsium, zat besi, dan zinc yang baik untuk menunjang pertumbuhan si Kecil, baik fisik maupun otak. Pengolahan pisang menjadi makanan pendamping pun sangat mudah, Bunda hanya perlu melembutkan pisang yang sudah cukup matang dengan menggunakan garpu.

Tidak perlu khawatir akan warnanya yang kecoklatan karena hal tersebut merupakan hal yang wajar. Namun jika bunda merasa terganggu dengan perubahan warna tersebut, Bunda dapat menambahkan sedikit jus apel atau jeruk. Bunda dapat mengombinasikan atau menyelingi pisang dengan alpukat. Alpukat kaya akan lemak sehat yang baik untuk pertumbuhan si Kecil dan menjaga berat badannya tetap ideal.